BISMILLAHIRROHMAANIRROHIIM

BISMILLAAHIRROHMANIRROHIIM
Dengan Nama Allah. Yang Maha Pengasih juga Maha Penyayang
Sungguh, apa yang telah dikasih oleh Allah sangat besar. Karena besarnya sampai-sampai aku silau dan tak mampu melihatnya. Bahkan lupa bahwa yang dihadapan aku adalah nikmat Allah. Di sekitarku adalah nikamt Allah/ bahkan dalam diriku adalah nikmat Allah. 

BISMILLAAHIRROHMANIRROHIIM
Dengan Nama Allah. Yang Maha Pengasih juga Maha Penyayang
Sungguh apa yang dikasih Allah teramat banyak. Saking banyaknya aku bingung mana nikmat Allah buatku. Hanya milik orang yang sering jelas aku lihat. Hal ini membuatku iri dan merasa tidak mendapat keadilan. Padahal terkadang milik aku lebih baik dari orang lain.

BISMILLAAHIRROHMANIRROHIIM
Dengan Nama Allah. Yang Maha Pengasih juga Maha Penyayang
Sungguh, apa yang telah dikasih Allah sangat pas untuk aku. Bahkan karena beigtu cocok. Aku tidak mau merimanya. “duh,… aku tidak mau yang seperti itu Tuhan” aku ingin seperti yang aku impikan” Karena yang aku inginkan bukan seperti itu. Karena aku mau yang seperti pikiran aku, yang seperti mereka, yang gemerlap seperti mereka, yang membuat banyak orang kagum dengan yang aku miliki, yang membuat orang memuji aku, yang membuat orang menghargai aku. Padahal aku tidak tahu apa yang akan terjadi dan apa yang akan menimpa. Terbukti, apa yang aku rasakan saat ini bukan seperti yang aku pikirkan dahulu. Dan bukan yang aku inginkan dahulu. Ternyata aku sangat mensyukurinya. Aku merasa beruntung yang aku impikan dahulu tidak menjadi kenyataan. Dan mendapatkan yang dahulunya ridak aku inginkan. Aku sangat berterimakasih mendapatkan yang paling membahagiankanku. Ya Allah. SWT. Ampuni Aku. 

BISMILLAAHIRROHMANIRROHIIM
Dengan Nama Allah. Yang Maha Pengasih juga Maha Penyayang
Betapa sayang Allah kepadaku, hingga nafasku dijaganya tiap detik. Jantungku tidak dibiarkannya berhenti. Langkahku selalu dibimbingnya kemanapun. Pernah aku merasa dianak tirikanNYA. Aku berontak, “mengapa engkau memberikan aku cobaan seperti ini Ya Allah ?“ Aku berhenti berbakti kepadamu, Aku berontak, Aku membangkang perintahMU. Aku protes “ Tuhan kau telah berbuat kejam kepadaku, Padahal aku telah sholeh.” Tapi ternyata benar, Engkau mengarahkanku ke titik yang dapat menghidarkan aku dari keburukanku. Apa yang Engkau berlakukan padaku saat itu, Terlalu manis bagiku. Aku sampai mabuk denganmu. Aku sampai ingin segera terbang kepadaMU. Ya Allah. Terimalah taubatku, Meskipun aku merasa sudah tak pantas lagi kau dekap. Aku masih sangat yakin. Engkau sangat sayang padaku. Astagfirullah hal adzim

BISMILLAAHIRROHMANIRROHIIM
Dengan Nama Allah. Yang Maha Pengasih juga Maha Penyayang
Betapa sayang Allah padaku. Aku pernah bingung siapa yang akan mebimbingku untuk menjalani hidup ini. Aku ingin seperti orang lain ya Allah. Tapi aku tak punya apa-apa, aku tak bisa apa-apa dan aku tak punya apapun untuk ku banggakan. Aku tak punya orang tua untuk menyokong keinginan dan cita-citaku, uku tak punya saudara untuk memberi sumbangsih atas terwujudnya cita-citaku. Sedangkan Kehidupan telah menempaku untuk jangan sekali-kali merendah kepada mahluk karena mereka tak akan bisa meberikan apa-apa. Namun sampai saat akau putus asa aku belum mendapatkan keajaiban. Sampai – sampai aku kurang keyakinan. Tetapi Allah sedikit meneteskan jalan sehingga ada harapan terbentang luas sehingga Engkau membuatku bingung Ya Allah. “Subhanallah, kok banyak sekali solusi yang engkau tawarkan? Semuanya mudah. Semuanya menyenangkan dan sumuanya seperti yang aku inginkan”, Lagi-lagi kau buktikan kepadaku bahwa jalanmu terlalu luas untuk kujalani. Sayangmu terlalu melimpah untuk aku nikmati. Ya Allah biarlah aku berlari kepadaMU, Hanya KepadaMU.

BISMILLAAHIRROHMANIRROHIIM
Dengan Nama Allah. Yang Maha Pengasih juga Maha Penyayang
Betapa sayang Allah padaku. Suatu saat aku dihadapkan kepada masalah yang kurencanakan matang yaitu masalah jodoh. dan ku pilih sebuah pilihan yang teramat indah. Sesuai kriteria Allah ( menurutku) sesuai ajaran nabi ( sangkaku ), sesuai kondisi fisikku, sesuai kufukku, Masya Allah. Aku dijauhkan darinya dengan cara yang menyedihkan. Saat kami saling mencintai. Kami dekat tapi kami tak bisa apa- apa. Kami saling sering bertemu tapi kami dipagari tembok tebal. Dia harus kawin dengan orang lain dengan berbagai factor penghambat dan pendukung dari semua pihak yang membuatku lagi-lagi harus menangis.
“Aku ingin dia Ya Allah. Aku ingin dengan dia Ya Allah” Aku telah memenuhi hokum dan aturanMU. Tampa pernah maksiat sedikitpun. Tampa pernah melakukan hal-hal yang mendekati zina sedikitpun.” Aku terus berontak dibawah tarikan takdir NYA. ”Apa salahku Ya Allah? Aku sudah tak berlebihan meminta, Aku sudah sadar siapa Aku. Aku tidak ingin berpisah dengannya Ya Allah. Biarkan aku dengan dia Ya Allah”.
Berhari-hari dan berminggu-minggu aku berkhalwat dari semua masalah dan akhirnya akupun putus asa dengan masalah seperti itu.
Sebuah titik menyentuhku. Sehingga tampa terasa Allah membawaku kepada suatu keadaan dimana aku dipertemukan dengan subuah bidadari. Cantik lahir batin. Pernah ku impikan dalam tidur namun tak pernah kuutarakan kepada siapapun. Dan ternyata ini bukan mimpi. Ya, Allah ini bukan pemberian lagi. Ini Anugerah. Subhanallah. Cinta islamku terbangkit. Cinta nafsuku terdukung, Imanku tergugah dan semangatku bangkit. Sampai orang lain merasa tak rela aku mendapatkannya. Subhanallah. “Ya Allah. Aku tidak bisa lagi berkata-kata untuk bertermakasih kepadamu” Engkan maha tahu dengan apa engkau menyayangi hambamu. 
BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM
Allah SANGAT SAYANG PADAKU

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Allah sangat sayang padaku

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Allah sangat sayang padaku

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Allah sangat sayang padaku

Bismillaahirrohmaanirrohiim
Allah sangat sayang padaku

Aku akan selalu memulai segala hal dengan dukungan Allah. Atas nama Allah dan dengan Allah.


SANG PENCINTA

sejarah ibuku

Tgl 16 nopember 1981,lahir ke dunia seorang bayi mungil yang kemudian diberi nama sri rejeki.namun,karena sakit sakitan si bayi kemudian berganti nama sri wahyuni.
Kehidupan sederhana telah dilalui hingga tiba masanya bersekolah di sekolah dasar.
Th 1988 mulai masuk SDN NEGERI CAMPUR IV dengan selalu masuk ranking 2 besaaar.Di SD ini temen akrabku ialah dewi sulisetyowati.
Th 1994 mulai masuk SMP NEGERI I GONDANG dan selam tiga taun itu juga selalu meraih peringkat 2 besar dari 44 siswa serta peringkat 15 dari 11 kelas parallel yang saat itu ada 11 kelas.Di sekolah ini ku punya banyak sahabat diantaranya kurniaji,wiji subari,devi septa anita sari,hestiningsih,umi hanikatus atus sholihah dan banyak temen lainnya.Di SMP ini ku suka banget MATEMATIKA,khususnya ketika diajar pak HADI SUPENO.Ada lagi kenangan terindah karena akulah siswi pertama yang memakai jilbab di SMP itu padahal saat itu KASEKnya ialah PAK FX SOETOMO.Walau sindiran dan gojlokan kuterima,naun ku harus kuat kenakan hijab ini.dulu kelasku bernama I-j,II-g,III-j.
TH 1997,aku lulus SMP dan sempat bingung harus ngelanjutin kemana? Hingga akhirnya ku putusin tuk sekolah di sekolah swasta MA PSM SUGIHWARAS LOCERET NGANJUK JAWA TIMUR.Di situ aku selalu rangking I lhoooooooo……………………th pertama aku tinggaal di asrama PSM,di situ aku digembleng bhs arab oleh neng juwariyah,serta bahasa inggris oleh pak PROF.DR.SOEBANJI ONING yang saat itu menjadi dosen di IAIN SURAKARTA.
TERIMAKASIH TUK BELIAU
KARENA BELIAULAH,KU BISA DUA BAHASA
HANYA Allah YANG MEMBALAS
SEMUA JASA BUDIMU
Di sinilah aku wajib berkomunikasi dengan dua bahasa,English and Arabic.
Thun kedua ku harus pulang pergi gondang loceret naik bus karena ibuku jatuh terpeleset dan pergelangan tanganya patah. Tapi alhamdulillah bisa pulih kembali. Hingga aku menumpang dirumah MBAH SITIQOMAH yang juga mertuaya kakakku DAMIANTO. Beberapa bulan setelah itu aku mengambil anisiatif tuk mondok di PONPES MOJOSARI . untuk sampai ke sekolahku PSM aku harus memutari persawahan dan anak sungai. Jadi sejak kelas dua aku harus sekolah dobel,pagi di sekolah modern PSM,sore sekolah salafiah di MOJOSARI, lelah memang………. tapi bagi pecinta ilmu,semua itu terasa indah buatku. Apalagi dimalam harinya aku mesti ngajari ngaji adek adek kecil di pondok anak anak Mojosari yang di asuh oleh PAK GHUFRON beserta istrinya IBU NYAI SITI Almarhumah
IBU…………………….
SEMOGA KEBAHAGIAAN KAU TEMUKAN DI ALAM SANA
ANANDA MOHON DOA RESTU
TUK HADAPI HIDUP
Di kelas dua inilah aku punya seorang guru yang berdedikasi tinggi,PAK MOH.HANAFI S.Ag. Beliau,selalu memberiku semangat tuk terus berprestasi,di sela sela waktu istirahat beliau mengajar qiroah kepada kami yang berbakat. Sedang di pondok qiroahnya di ajar GUS ADIM BAHRUL ULUM.

Walau dengan segala keterbatasan ekonomi,al hamdulllah saat itu aku mendapat dua beasiswa sekaligus pertama dari indofood dan kedua dari pak bahriyoen soecipto yang selalu mengirim bantuan setelah mendapatkan dataku dari GNOTA. Entah di mana bapak berada,semoga rizki selalu lancer aaaaaaaaaaaaaamiiiiiiiiin.

Ketika akir kls tiga akuuuu sempat bingung tentang apa yg akan aku lakukanselepas aliyah nanti.setelah lulus MA akupun tinggal di rumah. Tapi tiba tiba aku dijemput pak banji dan dianter ke sebuah panti asuhan DARUSSHOLIHIN,bagbogo,tanjunganom nganjuk. Di sana aku harus ngurusi banyak anak kecil usia tk,mulai nidurkan,mbangunin,mandiin,nyiapin makan,ngantar ke sekolah,dan semua kegiatan mrk aku mesti yg tanggung jawab.

Sungguh sebuah pengalaman yang sangat berharga buatku,nambah temen nambah sodara.

Selepas dari panti aku pergi ke rumah mbakku d mojoagung,jombang.Nitku tuk terus cari ilmu begitu menggebu sampai aku nyoba tuk daftar D-1 di LIBMI Mojoagung (LEMBAGA ILMU BISNIS MANAGEMENT INDONESIA). Tapi,setelah ngeliat ijasahku MA sang Direktur,Bpk Nurhadi Bahri malah nawarin kerjaan buat aku yaitu sebagai tenaga administrasi di lembaga tsb,tentu aja ku tak sia siakan kesempatan itu walau hanya dengan gaji 175.000 tiap bln. Di sanalah aku mengenal abacus atau sempoa dan tata cara mengajar.

Setalah berhenti kerjs th 2001 aku dapat tawaran kerja di BANK MUAMALAH,secara bersamaan aku dapat tawaran juga untuk mengabdikan ilmu ke sukabumi,tepatnya juni 2001 aku mutusin tuk berangkat ke sukabumi PTQ ALKHOIRIYAH,JLN KADUDAMPIT 98 CIHINGKIK CISAAT SUKABUMI JAWA BARAT 43152 KODE POSNYA.

Kenapa aku milih ke al khoir? Karena bagiku akherat lebih utama disbanding dunia seisinya.

2 th serasa sangat singkat bagiku,begitu indah terdengar alunan ayat suci dari bibir anak anak bangsa yang gigih mempertahankan keotentikan al quran.

Banyak kenangan terukir bersama kalian calon bidadari,indaaaaaaaaah tak kan pernah terlupakan.Smoga kalian tetep diberi istiqomah jalankan syariah.

Ketika kalian membaca kisah ini des 2009,mungkin kalian udah beranjak dewasa anakku.

Kurang lebih 77 santri putri dan 23 santri putra yang kesemuanya menghafal quran.

Siti mudrikatin zainul farida,Siti miftahul barokah, nur durrotus saidah, istiqolul azzah,sri wilujeng,evi nurjanah, nuril hidayah, nurul hasanah,nurul mahmudah,nurul hidayah, nurul azizah, bintan maslihatin, aminatus sholihah, leyli vidya rahma, ainun jariyah, fina walida, nurichasari hasanah, tatik nur azizah, nadziroul musyafa’ah, nailul rohmi, rini kholishoh, miftahul hidayah, hermin fathur rohmah, dita yulanta tsamud utami, anik istiqomah, laila nurul hayati, umi farhatun, siti muntafiah, siti juwariyah, istiqomatul fadlilah, isfianatul aini, siti munawaroh, siti aisatun nafsiyah,siti khodijah, niswatul mufidah, shofaniatun mabruroh, binti mushofin, umi lathifah, retno nur fauziyah, siti umamah taufiqoh, laila anisatil istiqomah, awwalin ni’matus sholihah, rubiati ningsih, nur zahrotul jannah almh. Nurma yunita, aila faiqotul himmah,roziana ainul hidayah, , eni setyowati, umi nasihah, mariatul qibtiyah, siti nur zulianti, lutfi andriyani, siti muntafiah, husnul qumatin, nurul aini, lilies fauziyah, nafiatul azmar, kusnul khotimah, miftahul khoiriyah,binti muawanah, dewi riyana, qoyum hanifah, anis suudah, binti nurin masfufah, isfianatul aini, isti rohmaniati, izzatus sholihah, siti mutmainnah, sulistyowati, sulatifah, siti minawaroh,yusti arianti,niswatul afifah. Moh.abdul jalil, moh. Khoirul lisan, ahsanul kholiqin, amirul mukminin, ali muhtar,moh marzuki,nadzir,asad,ishomudin, makin ubaidillah,m arif setyawan, m zaini yusuf, m zainur rohman, majid, umam, hafidz,rouf,khobir, Diana sofyan,saiful,zaki,dan mungkin ada yag terlupa ku tulis.

Dua th terlalu cepat buatku tuk menemani kaliyan.namun aku memang harus kembali ke rumah orang tuaku,2003 aku mulai menapak tanah kelahiranku karna ku mengabdikan diri di





KISAH INDAH JUNDI KECILKU
Sebuah buku harian kecil

Tulisan ini ibu persembahkan tuk buah hatiku Sunniya Zulfata Binta Hurin ‘In. Kisah ini adalah kisah hidupnya sejak terlahir hari sabtu wage, 3 desember 2005 pukul 12.30 atau 2 dzulqo’dah 1426 H dengan berat badan 3,7 kg dan panjang badan 50 cm.di kediaman Bu Bidan Titik Supari
Semoga catatan ini bisa menjadi kenangan terindah tuk anakku tersayang.

2 desember 2005 malam sabtu jam 22.00 ibu berangkat ke bu titik bersama nenek marmi dan ayahmu.sejak jam 10.00 pagi harinya 3 Desember 200, perut ibu smakin mulas dan ibu mulai jihad.
Karena hingga jam 12.00 Sunniya tak lahir juga dan ibu makin lemah lunglai maka ibu di infuse sampai akhirnya Sunniya lahir ( walaupun bu titik harus memanggil bidan temannya untuk meminta bantuan ) dengan selamat pada hari sabtu wage jam 12.30 siang, dengan bb 3.7 kg tinggi 50 cm. Setelah agak sehat ibupun diantar pulang makai mobil Bu Titik. Jam 17.30 sore kamipun sampai Pulo.
4 desember 2005 umur satu hari jam 15 sunniya pertama kali pipis digendongan ibu. Dan jam 20 00 berak pertama kali di pangkuan ibu. 
6 desember 2005 umur 3 hari sunniya ditindik Bu Titik untuk dipakaikan anting - anting tepatnya jam sepuluh pagi.
9 desember sunniya puput pusernya dan malamnya diaqiqohi dengan sembelih kambing serta bacaan diba’.
29 desember tepatnya umur 26 hari sunniya demam tinggi jam 23.30 kejang kejang berulang-ulang sampai jam 02.30 bapaknya ada di situbondo 
20 januari 2006 bapak pulang ke Nganjuk jenguk Sunniys pertama kali sejak ditinggal pasca lahir. Sunniya dibeliin gelang 1,5 gram senarga 180.000 dan anting – anting seharga 67000 de wat sama de tun juga beliin cincin. Kalau dewat ngasih juga sabun satu dus dan kain gendong de tun juga ngasih baju pink dan cd. Mbak yuli juga jenguk sunniya sambil bawain kojong bagus dan dua stel baju tidur. Bu liha bojonegoro bawain 2 stel baju de kolip ngasih 1 srel baju dan topi merah beliau selalu gwendong sunniya apalagi ketika sakit. 
1 februari 2006 bapak berangkat ke situbondo sunniya umur 60 hari
7 februari sunniya batuk pilek dan demam., sejak itu sudah tisak disuapi pisang lagi. Setelah beberapa hsri disuapi mbah mar Tepatnya sejak setelah imunisasi BCG tanggal 23 januari 2006.
8 februari 2006 umur 67 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN sugah mulai angkat kepala sedikit.
16 februari umur 75 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN sudah tambah banyak senyum. Tepat malam harinya banjir besar. 
17 februari lutfi jatuh dari pelorotan TK dan SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN kalau diciluk ba udah senyum lebar. Kucoba tengkurapkan kepalanya udah diangkat sedikit.
18 febr 2006 umur 77 hari sunniys ngotot berjuang pengen tengkurap,tapi belum bias ngangkat badan.lucuuuuu banget.
19 pebr 2006 ketikemelihat bayanganya di cermin SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN tersenyum,ibu nelp bapak
20 pebr usia 79 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN imunisasi dpt dan hepatitis b 2 setelah itu ia berbadan panas.kacian…………………………………………………………….
21 pebr usia 80 hari,belum lagi panasnya turun mata SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN beleken dan lengket.lalu berobat ke bu vita ngemplak
25 pebr usia 84 hari,SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN tertawa terbahak bahak gara gara ngeliat mbah yati mengangguk anggukkan kepala padahal sebelum itu ia nangis keras banget,gara gara ngengek di gendong padahal saat itu ia ingin bobok siang.
3 maret SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN uruk di rumah mbah marni ama bapak dan ibu.habis SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN ganti ibu yang pijet tiba tiba SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN tertidur dipangkuan bapaknya di depan tv di rumsh mbsh msrnitanpa mimic dahulu.
5 maret 2006 usia 92 hari atau 3 bulan SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN di ajak bapak pulang ke situbondo karena bapak capek jika harus bolak balik ke nganjuk,di antar mbah mar ama bud he kolif mbak rizka dan mas lutfi.
SITUBONDO
6 maret 2006 setiap ngeliat foto aa gim pasti SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN ketawa ketawa lucuuuuuu
7 maret 2006 usia 94 hari di tinggal pulang mbah mar bu de kolif mbak rizka ama mas lutfi.
13 maret usia 100 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN udah bisa tengkurap.
18 maret usia 105 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN di selameti 3 wton dan mulai makan SUN
26 maret usia 113 hari mulai makan 3 pisang raja
27 maret usia 114 hari hamper jatuh dari kasur karenakalo tidur tinkahnya ndak karuan.
18 april 2006 usia 126 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN di foto tengkurap dia ngeliat sinar kamera.lucuuuuuunya

15 april usia 133 hari tangan SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN bias megang sesuatu langsung di emut,mulutnya juga suka nyemprot nyemprot.
24 april usia 142 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN sakit batuk,flu dan demam.
1 mei usia 149 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN mulai mandi setelah seminggu Cuma di lap.
2 mei takmandi lagi karena dabagken tapi giginya mulai keliatan
7 mei 157 hari sudah bias melpas topi sendiri.
10 mei 160 hari,gigi SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN tumbuh satu di bawah.
16 mei 166 hari sloso pon SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN jatuh dari dipan besi tapi al hamdulillah ndak apa apa,tetep aja ibu hawatir dan diurutkan ke mbah wawi
17 mei 167 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN mulai ngemut jari kakinyadan mulai ngoceh pa.pa.pa
20 mei 170 hari gigi SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN kedua udah mulai tumbuh dan seneng merem meem sambil nyungir nyungirsambil angkat topi
3 juni usia 6 bulan SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN suka teriak teriak.
15 juni 6 bulan 12 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN suka ongkong ongkong giginya udah tiga.
20 juni 6 bulan 17 hari tumbuh gigi ke empat,kalo ada ayam suka diliatin
3 agustus usia 8 bulan SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN bergigi 6 udah pandai ongkong2 sambil mundur seneng ama ayam(kalo ada ayam diliatin terus) bisa main mata alias di kedip kedipkan bilang mbah…..mbah…..beratnya 10 kg 2 ons
5 agustus 2006 sabtu wage SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN di selameti turun tanah udah geleng2 kepala kalo ada suara tahlil. Sunniya milih kalkulator lalu tasbih
8 agustus 8 bulan 5 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN bisa duduk.
10 agustus usia 8 bln 7 hari SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN mulai bisa merangkak.
5 sept demam lagi 40derajad suhunya selama 4 hari sembuh
27 sept ke posyandu berat badannya 10 kg 6 ons
25 sept 2006 berdiri pegangan tangan ke ranjang.
01 okt 10 bln kalo dikasih hp langsung di tarik ke kuping kayak orang nelpon,luuuucuuuuuunyaaaaaaaa giginya 8
10 okt tiap denger musik tubuhnya goyang kepala suka nengler kalo liat sesuatu.
10 nopember udah pinter da…da.dan cium jaoh naik ranjang kayu bias sendiri.
24 nop mulai njerit kalo ada maunya.
3 desember 2006 met ultah sayang,tapi malah dmam namun mulai belajr jalan dan minta di titah terus.
20 des udah bisa berdiri sendiri.
1 januari 2007 mulai titah terus
15 januari udah berani jalan sendiri

NGANJUK
Setelah sekian lama ibu agak sibuk dengan kepindahan kita ke nganjuk 20 januari 2007,ibu sempat lalai menorehkan kisah hidupmu anakku SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN.
Yang ibu masih ingat selama hampir setaun ini SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN sering sakit tetapi akal dan nakalmu semakin berkembang melebihi anak lain sebayamu.
Yang lebih menyedihkan,ketika SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN usia 21 bulan SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN terkena cangkrang,
Tepat tgl 6 desember SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN jatuh kesosob bata hingga hidung dan dahinya tergores,tapi bapak dan ibu tak pernah lalai membawa SUNNIYA ZULFATA BINTA HURIN'IN untuk urut minimal seminggu sekali.
Juni 2007 hingga januari 2009 tinggal deket ponpes al banaat al karim senggowar.
Pebruari hingga juni 2009 tinggal d kontrakan barat masjid baabussalam gondang.
Juni 2009 hingga juni 2010 tinggal di kontrakan etan kali sebelah playgroup assalam.
Tabahlah anakku




Tiga Cara Menjadi Kaya 


Beginilah kalo kebanyakan nonton TV.

Nonton sinetron yang selalu menampilkan orang-orang berumah mentereng en bermobil bagus.
Nonton infotaimen yang berisi artis-artis yang buang-buang duit; ultah yang habis ratusan juta rupiah, facial yang harganya ratusan ribu rupiah, or sepatu yang memenuhi satu kamar khusus.

Walhasil? Jadi mimpi seandainya... seandainya.... Jadi mengeluh kenapa gak bisa beli rumah yang gedhe. Jadi merasa merana. Jadi ngotot ingin ikut kaya.

Ya gak pa-pa kan kalo kita ingin kaya? Berikut ini ada beberapa tips untuk menjadi kaya:

1. Korupsi --> nyari-nyari proyek sampingan. Kalo Anda petugas pajak, persulitlah pembayar pajak biar mereka ngasih duit pelicin (bayar pajak aja bisa dipersulit, apalagi ngurus SIM, KTP, surat pindah, dll). Kalo Anda pejabat, buka tangan seluas-luasnya untuk menerima "amplop" dari masyarakat. Mumpung punya kedudukan. Kalo udah gak jadi pejabat, mana ada orang yg tiba-tiba ngirim parcel atau amplop?

2. Kerja sekeras mungkin --> Kalo Anda kerja 8 jam sehari duitnya terasa belum cukup, ya carilah kerjaan tambahan. Pagi ngantor, malam jadi dosen. Kalo perlu kerja 24 jam. Pikirkan satu tujuan aja dalam hidup: nyari duit, nyari duit, nyari duit. Urusan yang lain, seperti anak dan keluarga, gak boleh mengganggu usaha nyari duit. Mereka harus paham bahwa toh mereka butuh duit, buat makan, sekolah dll.

3. Qona'ah --> Selalu mensyukuri apa-apa yang dimiliki. Selalu merasa cukup. Selalu merasa bahagia.
* Kalo melihat orang punya rumah mentereng berkamar 8, maka dia berpikir, "Aduh, betapa sia-sianya kamar-kamar kosong itu. Betapa ruginya penghuninya yang jarang bertemu satu sama lain. Betapa susahnya membersihkan rumah sebesar itu. Alhamdulillah rumahku tidak sebesar itu."
* Kalo melihat orang bermobil bagus, dia berkata, "Aduh, betapa mahal pajak mobil itu. Betapa susahnya jika onderdilnya rusak. Betapa kuatirnya jika badan mobilnya tergores. Alhamdulillah saya bisa naik angkot, tidak perlu berpikir macam-macam."
* Kalo melihat artis beli baju seharga 25 juta, dia berpikir, "Alhamdulillah, untuk beli baju saya kok cuma butuh 25 ribu saja."

* Setiap kehilangan kesempatan dapat uang, dia bersyukur bahwa telah berkurang tanggung jawabnya di akhirat. 


begitulah tipsmenjadi kaya. mana yang anda pilih ? 

Pertanggung jwabannya adapada diri anda dunia akhirat

sumber http://ummduha.multiply.com/journal/item/19/Tiga_Cara_Menjadi_Kaya

Bidadari yang Cantik Jelita


Mereka sangat cangat cantik, memiliki suara-suara yang indah dan berakhlaq yang mulia. Mereka mengenakan pakaian yang paling bagus dan siapapun yang membicarakan diri mereka pasti akan digelitik kerinduan kepada mereka, seakan-akan dia sudah melihat secara langsung bidadari-bidadari itu. Siapapun ingin bertemu dengan mereka, ingin bersama mereka dan ingin hidup bersama mereka.

Semuanya itu adalah anugrah dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala yang memberikan sifat-sifat terindah kepada mereka, yaitu bidadari-bidadari surga. Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati wanita-wanita penghuni surga sebagai kawa’ib, jama’ dari ka’ib yang artinya gadis-gadis remaja. Yang memiliki bentuk tubuh yang merupakan bentuk wanita yang paling indah dan pas untuk gadis-gadis remaja. Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati mereka sebagai bidadari-bidadari, karena kulit mereka yang indah dan putih bersih. Aisyah RadhiAllohu anha pernah berkata: “warna putih adalah separoh keindahan”

Bangsa Arab biasa menyanjung wanita dengan warna puith. Seorang penyair berkata:

Kulitnya putih bersih gairahnya tiada diragukan
laksana kijang Makkah yang tidak boleh dijadikan buruan
dia menjadi perhatian karena perkataannya lembut
Islam menghalanginya untuk mengucapkan perkataan jahat


Al-’In jama’ dari aina’, artinya wanita yang matanya lebar, yang berwarna hitam sangat hitam, dan yang berwarna puith sangat putih, bulu matanya panjang dan hitam. Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati mereka sebagai bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik, yaitu wanita yang menghimpun semua pesona lahir dan batin. Ciptaan dan akhlaknya sempurna, akhlaknya baik dan wajahnya cantk menawan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang suci. Firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: “Dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci.” (QS: Al-Baqarah: 25)

Makna dari Firman diatas adalah mereka suci, tidak pernah haid, tidak buang air kecil dan besar serta tidak kentut. Mereka tidak diusik dengan urusan-urusan wanita yang menggangu seperti yang terjadi di dunia. Batin mereka juga suci, tidak cemburu, tidak menyakiti dan tidak jahat. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang dipingit di dalam rumah. Artinya mereka hanya berhias dan bersolek untuk suaminya. Bahkan mereka tidak pernah keluar dari rumah suaminya, tidak melayani kecuali suaminya. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang tidak liar pandangannya. Sifat ini lebih sempurna lagi. Oleh karena itu bidadari yang seperti ini diperuntukkan bagi para penghuni dua surga yang tertinggi. Diantara wanita memang ada yang tidak mau memandang suaminya dengan pandangan yang liar, karena cinta dan keridhaanyya, dan dia juga tidak mau memamndang kepada laki-laki selain suaminya, sebagaimana yang dikatakan dalam sebuah syair: Ku tak mau pandanganmu liar ke sekitar jika kau ingin cinta kita selalu mekar.


Di samping keadaan mereka yang dipingit di dalam rumah dan tidak liar pandangannnya, mereka juga merupakan wanita-wanita gadis, bergairah penuh cinta dan sebaya umurnya. Aisyah RadhiAllohu anha, pernah bertanya kepad Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam, yang artinya: “Wahai Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam, andaikata engkau melewati rerumputan yang pernah dijadikan tempat menggembala dan rerumputan yang belum pernah dijadikan tempat menggambala, maka dimanakah engkau menempatkan onta gembalamu?” Beliau menjawab,”Di tempat yang belum dijadikan tempat gembalaan.” (Ditakhrij Muslim) Dengan kata lain, beliau tidak pernah menikahi perawan selain dari Aisyah.

Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam bertanya kepada Jabir yang menikahi seorang janda, yang artinya: “Mengapa tidak engkau nikahi wanita gadis agar engkau bisa mencandainya dan ia pun mencandaimu?” (Diriwayatkan Asy-Syaikhany)

Sifat bidadari penghuni surga yang lain adalah Al-’Urub, jama’ dari al-arub, artinya mencerminkan rupa yang lemah lembut, sikap yang luwes, perlakuan yang baik terhadap suami dan penuh cinta. Ucapan, tingkah laku dan gerak-geriknya serba halus.


Al-Bukhary berkata di dalam Shahihnya, “Al-’Urub, jama’ dari tirbin. Jika dikatakan, Fulan tirbiyyun”, artinya Fulan berumur sebaya dengan orang yang dimaksudkan. Jadi mereka itu sebaya umurnya, sama-sama masih muda, tidak terlalu muda dan tidak pula tua. Usia mereka adalah usia remaja. Alloh Subhanahu wa Ta’ala menyerupakan mereka dengan mutiara yang terpendam, dengan telur yang terjaga, seperti Yaqut dan Marjan. Mutiara diambil kebeningan, kecemerlangan dan kehalusan sentuhannya. Putih telor yang tersembunyi adalah sesuatu yang tidak pernah dipegang oleh tangan manusia, berwarna puith kekuning-kuningan. Berbeda dengan putih murni yang tidak ada warna kuning atau merehnya. Yaqut dan Marjan diambil keindahan warnanya dan kebeningannya.

Semoga para wanita-wanita di dunia ini mampu memperoleh kedudukan untuk menjadi Bidadari-Bidadari yang lebih mulia dari Bidadari-Bidadari yang tidak pernah hidup di dunia ini. Wallahu A’lam

(Sumber Rujukan: Raudhah Al-Muhibbin wa Nuzhah Al-Musytaqin [Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu], karya Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah)

MENGGALI ILMU SEJAK KECIL

 
Setiap kita sebagai seorang muslim dituntut untuk senantiasa mempelajari agama ini sebab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِ يْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ . رواه أحمد و ابن ماجه

“Menuntut ilmu adalah suatu kewa-jiban bagi setiap muslim” (HHR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Kata-kata (العلم) “Ilmu” yang terdapat didalam Al Qur’an maupun As Sunnah bukanlah yang dimaksud ilmu-ilmu yang bersifat keduniaan, akan tetapi yang dimaksud adalah ilmu agama, sebagaimana yang di-katakan oleh Imam Ibnu Hajar Al Asqalani :

وَ اَلْمُرَادُ بـــِالْعِلْمِ اَلْعِلْمُ الشَّرْعِى

“Dan yang dimaksud dengan ilmu adalah ilmu syar’i” (Lihat Fathul Baari I:170)

Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu pernah mengatakan bahwa kebenaran tanpa di barengi oleh sistem dan strategi yang rapih akan dikalahkan oleh kebatilan yang dilakukan dengan menggunakan strategi yang sistematis. Demikian pula dalam proses belajar, ia memer-lukan strategi dan metode yang baik, karena sebesar apapun tenaga yang kita curahkan dan berapapun materi yang telah kita belanjakan, jika tidak dibarengi dengan metode yang bagus maka tujuan yang diharapkan sulit untuk tercapai.

Dan diantara strategi dalam belajar tersebut adalah :
1. Niat Yang Ikhlas Hanya Kepada Allah Azza Wajalla.
Allah Azza Wajalla berfirman :

وَمَا أُمِرُوْا إِلاَّ لِيَعْبُدُوْا اللهَ مُخـْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ حُنــَفَاءَ… … البينة : 5

“Tidaklah mereka diperintahkan kecuali untuk menyembah Allah dengan ikhlas kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus …” (QS. Al Bayyinah : 5)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

إِنـــَّمــَا اْلأَعْمَالُ بــــِالنــِّيَاتِ وَإِنـــَّمَا لِكُلِّ امْرِءٍ مَا نـــَوَى … رواه البخارى و مسلم

“Sesungguhnya amalan-amalan itu dengan niat dan sesungguhnya sese-orang diberikan ganjaran sesuai de-ngan yang diniatkannya ….” (HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh sebab itu tidaklah pantas bagi seorang penuntut ilmu syar’i dari ilmu yang dia miliki mengharapkan kedu-dukan, martabat dimasyarakat atau untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

مَنْ تــَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبـْتـَغَى بـــِهِ وَجْهَ اللهِ لاَ يـــَـتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيْبَ عَرْضًا مِنَ الدُّنــْيَا لَمْ يـَجِدْ عَرْفَ الْجَنـَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ . رواه ابن ماجه وأحمد وأبو داود

“Barang siapa yang menuntut ilmu, yang mana hal tersebut dituntut hanya untuk mengharapkan wajah Allah, namun ia tidak melakukannya kecuali untuk tujuan keduniaan belaka, maka dihari kiamat kelak ia tidak dapat mencium wangi syurga” (HSR. Ibnu Majah, Ahmad dan Abu Daud)

Berkata Imam Al Khatib Al Bagdadi: “Wajib bagi setiap penuntut ilmu untuk mengikhlaskan niatnya dalam menuntut ilmu, dan menjadikan tu-juannya tersebut hanya mengharap-kan wajah Allah”

2. Mengikuti Sunnah Dan Menga-malkannya.
Allah Azza Wajalla berfirman :

وَمَا آتـــَاكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمُا نـــَهَاكُمْ عَـنْهُ فَانـــْتـَهُوْا . الحشر :7

“Apa yang diberikan oleh rasul, teri-malah, dan apa yang dilarang bagi-mu maka tinggalkanlah” (QS. Al Hasar : 7)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

تــَرَكْتُ فِيــْكُمْ أَمْرَ يـْـنِ لَنْ تـَضِلُّوْا مَا تـَمَسَكْتُمْ بـــِهِمَا كِتـَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ نـَبِيِّهِ . رواه مالك

“Saya telah meninggalkan kepada kalian dua perkara, kalian tidak akan tersesat selama kalian memega-ng teguh kedua perkara tersebut (ya-itu) Kitabullah (Al Qur’an) dan Sunnah Nabi-Nya” (HHR. Malik)

3. Bertahap Dalam Menuntut Ilmu.
Kebanyakan dari para ulama salaf memulai pelajaran mereka dengan belajar adab, dan sementara mereka mempelajari adab mereka menghapal Al Qur’an kemudian baru dilanjutkan dengan mempelajari bidang-bidang ilmu lainnya.

Berkata Abdullah bin Mubarak : “Saya mempelajari adab selama 30 tahun dan saya mempelajari ilmu (agama) selama 20 tahun, dan ada-lah mereka (para ulama salaf) memu-lai pelajaran mereka dengan mempe-lajari adab terlebih dahulu kemudian baru ilmu”.

Dan kebanyakan dari para ulama salaf telah mengajarkan anak-anak mereka adab sejak kecil dan juga me-ngajarkan mereka untuk menghapal Al Qur’an, tulis menulis dan ber akhlaq yang mulia, dan apabila mere-ka telah di anggap telah beradab, baru mereka di ikutkan dalam maje-lis-majelis ilmu, berkata Sufyan bin Said Ats Tsaury : “Tidaklah mereka (para ulama salaf) mengirim anak-anak mereka untuk menuntut ilmu (agama) kecuali mereka telah beradab dan beribadah selama 20 tahun”.

4. Bersemangat Dalam Menuntut Ilmu
Telah banyak riwayat yang menceri-takan bagaimana semangatnya para salafus shaleh dalam menuntut ilmu dan bagaimana mereka menjaga semangat tersebut agar tidak luntur, bahkan terkadang mereka berlari-lari untuk menghadiri majelis-majelis ilmu tersebut seperti yang dikatakan oleh Syu’bah bin Hajjaj : “Tidaklah saya melihat seorangpun yang berlari kecuali saya katakan bahwa ia (ada-lah salah satu dari 2 orang, kalau bukan) orang gila atau penuntut ilmu”.

Akan tetapi hal yang terpenting yang harus diperhatikan oleh setiap penuntut ilmu adalah hendaknya ia mengambil ilmu tersebut dari orang yang mengetahui betul tentang ilmu tersebut, jangan mengambil ilmu dari ahlul bid’ah, ahlul hawa atau dari orang yang lemah hafalannya. Berkata Imam Muhammad bin Siriin : “Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka perhatikanlah dari siapa engkau mengabil agamamu ter-sebut”, diriwayat lainnya beliau katakan : “Dulunya mereka (para ulama salaf) tidak bertanya tentang isnad (orang yang meriwayatkan hadits) namun setelah tejadi fitnah, maka mereka mulai bertanya : “Dari siapa kamu mendengarkan hadits tersebut ?” maka dilihat, apabila ia termasuk ahlus sunnah maka diambil haditsnya dan dilihat apabila terma-suk ahlul bid’ah maka haditsnya tidak diambil” (R. Muslim).

Hal-hal Pengokoh Ilmu :
1. Pemahaman yang baik
Berkata Al Khatib Al Bagdadi : “Ilmu adalah pemahaman dan penge-tahuan dan bukanlah banyaknya dan luasnya pengetahuannya tentang riwayat”
Berkata Ibnu Abdil Barr :”Dan yang menjadi kesepakatan fuqahaa’ (ahli-ahli fiqh) dan para ulama adalah membenci memperbanyak riwayat tanpa adanya pemahaman dan keteli-tian”

2. Menghapal Dan Mengamalkannya
Berkata Imam Ahlus Sunnah Ahmad bin Hanbal: ”Tidaklah sampai satu hadits pun kepadaku kecuali saya telah beramal dengannya, dan tidak-lah saya beramal dengannya kecuali saya telah menghapalnya”
Berkata Waki’ bin Jarrah : ”Apabila kalian ingin menghapal hadits, beramallah dengannya”

3. Mengulang-ulangi Hafalan Bersa-ma Dengan Guru atau Teman.
Berkata Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu : ”Dulu ketika kami berada di dekat Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, kami mendengarkan hadits-hadits dari beliau, apabila kami berdiri (telah bubar dari bermajelis bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam) kami mengulang-ulang ha-falan hadits tersebut sesama kami sampai kami menghafalnya”
Berkata Imam Al Khatib Al Bagdadi : “Sebaik-baik mudzakarah (mengula ng-ulang pelajaran) adalah di waktu malam, ada sekelompok orang salaf memulai mudzakarah mereka dari Isya dan bisa jadi mereka tidak berdiri hingga mereka mendengarkan adzan shubuh”

4. Bersabar Dalam Menuntut Ilmu
Telah banyak riwayat yang men-jelaskan bagaimana para ulama salaf bersabar dalam menuntut ilmu bah-kan terkadang mereka harus menem-puh perjalanan satu bulan untuk men-dapatkan satu hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Oleh sebab itu para ulama salaf telah mewasiatkan kepada murid-muridnya untuk senantiasa bersabar dan menghindari ketergesa-gesaan da-lam menuntut ilmu. Berkata Imam Az Zuhri : ”Barangsiapa yang menuntut ilmu dalam jumlah banyak maka ilmu itu akan hilang dalam jumlah banyak pula, akan tetapi hendaknya ia mengambil ilmu tersebut (sedikit-demi sedikit) satu hadits kemudian dua hadits”

Adapun salah satu wasilah atau perantara untuk mendapatkan ilmu tersebut adalah penguasaan bahasa Arab, karena bahasa ini ibarat gerbang masuk untuk memahami wahyu-wahyu Allah dan hadits rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Umar bin Khattab pernah memerin-tahkan kepada seluruh kaum mus-limin yang berada di daerah kekuasa-annya untuk mempelajari ilmu hadits, faraidh (warisan) dan Nahwu (bahasa arab) sebagaimana mereka mempela-jari Al-Qur’an.
Berkata Imam As Sya’bi : ”Kedudu-kan nahwu dalam ilmu seperti fungsi garam dalam makanan”

(Abu Muhammad Sabir Al Atsary)

Maraji’:
- Min Hadyis Salaf Fi Thalabil ‘Ilmi
- Hilyatul Ilmil Mu’allim Wa Bulgatu Thaalibil Muta’allim

(Al Fikrah Edisi 1 Tahun 2)

 SUMBER http://www.wahdah.or.id



Tips untuk menyenangkan istri anda ketika berhubungan badan
Posted October 13th, 2008 by roemasa
Dua Islam


Hubungan badan antara suami istri adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam. Suami dan istri harus bisa saling menikmati satu sama lain ketika berhubungan badan.

Dibawah ini adalah beberapa tips untuk menyenangkan istri anda ketika berhubungan badan:

1. Sangat penting untuk melakukan hubungan badan dengan istri secara rutin jika tidak ada yang menghalangi (misalkan sakit).

2. Mulai dengan "Bismillah" dan doa.

Bismillâhi allâhumma jannibnash-shaytana wa jannibi shaytâna ma razaqtana.

Dengan nama Allah, ya Allah, jauhkan syetan dari kami dan jauhkan syetan dari apa yang Engkau anugerahkan kepada kami..(Riwayat Bukhari)

3. Lakukan penetrasi hanya di tempat yang semestinya (bukan di lubang anus).

4. Mulai dengan foreplay (pemanasan) termasuk juga kata-kata mesra.

5. Teruskan sampai anda berdua mencapai kepuasan.

6. Bersikap relaks dan bercanda setelah melakukannya.

7. Jangan berhubungan badan ketika dia sedang datang bulan karena haram hukumnya.

8. Lakukan apa yang anda bisa perbuat untuk mencegah merusak Hiyaa (rasa malu dan rendah hati) istri anda seperti membuka baju secara bersamaan dibanding memintanya untuk membuka baju lebih dulu sedangkan dia masih malu-malu.

9. Hindari posisi hubungan badan yang dapat membahayakan dia seperti menekan dadanya terlalu keras sehingga nafasnya menjadi sesak apalagi jika anda memiliki tubuh yang cukup berat.

10. Pilih waktu yang tepat untuk berhubungan badan dan pertimbangkan lagi jika saat itu istri anda sedang sakit atau kelelahan.



Reference: islamway.com


Assalaamualaikum Wr.Wb.

Saya seorang ibu yang memiliki anak laki-laki berusia 8 tahun. Akhir-akhir ini anak saya susah diatur. Selalu saja sulit kalau disuruh mandi sore, bandel bila disuruh membereskan buku-bukunya yang berserakan, tidak mau disuruh gosok gigi sebelum tidur, dan sebagainya. Kalau pas jam sekolah saya agak merasa lega dan terbantu, tetapi begitu pulang suasana rumah jadi kacau. Rumah jadi berantakan, rasanya tidak selesai-selesai saya merapikan rumah. Kalau sudah begini saya menjadi sering marah-marah dan stres. Bagaimana mengendalikan emosi saya ya bu. Apakah saya biarkan saja apa maunya anak, atau perlu sedikit keras agar dia mau menuruti perintah saya. Apa sebetulnya langkah terbaik yang bisa saya lakukan. Mohon bantuannya.

Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.

Nanda
Yogyakarta

Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

Ibu Nanda yang baik,

Saya bisa memahami kesulitan dan kegelisahan Anda. Mendidik anak memang bukan pekerjaan mudah, butuh ilmu dan kesabaran. Saya yakin Anda sudah memahami ini, tapi dalam prakteknya kadang-kadang memang suka terlupakan. Anak yang susah diatur, biasanya berawal dari lemahnya aturan yang dibuat orang tua, ketidakmampuan orang tua untuk berkata tidak pada anak, dan disiplin yang tidak konsisten. Ada beberapa ekspresi anak saat melakukan pembangkangan terhadap aturan. Anak bisa melakukan perlawanan pasif, misalnya dengan menunda untuk menurut, mencibir, cemberut (diam dan menghindar) dan merengek. Ada juga anak yang membangkang dengan melakukan tindak agresif secara verbal atau melontarkan makian.

Ibu Nanda yang baik,

Mempunyai anak yang patuh tentunya sangat menyenangkan. Keadaan ini bisa diwujudkan jika anak dan orang tua dapat melakukan kerja sama dengan baik. Jangan lupa sertakan setiap alasan untuk setiap perlakuan, dan lakukan dengan cinta kasih. Tuntutan yang ditujukan pada anak harus diseimbangkan dengan kehangatan, alasan, penghargaan dan kepekaan terhadap kebutuhan anak. Ini berarti orangtua harus dapat bertindak tegas, tapi bukan mendominasi. Hal-hal yang bisa Anda lakukan agar anak tidak membangkang antara lain, pererat hubungan dengan anak, dan bersikaplah peka terhadapnya. Semakin tanggap terhadap kebutuhan anak, Anda akan semakin dapat berharap, anak akan patuh terhadap harapan dan perintah Anda. Sikap penurut akan muncul, pada anak yang memiliki orang tua yang mau mendengarkan sinyal-sinyal yang diberikannya. Misalnya segera menanggapi tangisannya. Orang tua yang tidak peka, akan membentuk anak menjadi seorang yang sulit tanggap terhadap perintah orang tuanya..

Ibu Nanda yang baik,

Anak adalah amanah yang diberikan Allah kepada para orangtua. Sebagaimana layaknya sebuah titipan, maka Anda harus menjaganya dengan baik. Apalagi tugas utama seorang ibu memang mendidik anak. Didiklah dia dengan kasih sayang, karena mendidik dengan kasih sayang jauh akan lebih baik dari pada dengan marah-marah. Apa yang akan Anda dapatkan dengan cara seperti itu? Ternyata bukan sebuah kebaikan tapi malah akan membuat Anda semakin stres, dan satu hal yang kadang tidak kita sadari bahwa anak adalah peniru yang ulung. Anak-anak akan banyak belajar dari apa yang mereka lihat dan dengar. Jadi jangan salahkan dia kalau suatu ketika Anda melihat si kecil, ketika menyelesaikan persoalan dengan marah-marah juga. Belajarlah mengelola emosi dengan baik, karena Anda adalah model terdekat buat anak-anak. Sadarilah bahwa mendidik dengan emosi tidak akan menyelesaikan masalah. Cobalah Anda pahami dengan cermat karakter dan perkembangannya. Belajarlah berpikir positif terhadap perilakunya. Bukankah anak-anak seusianya masih terus dalam proses belajar. Jika Anda terpaksa harus memberikan hukuman gunakan hukuman yang masuk akal dan sesuai dengan kesalahan. Yang juga tidak kalah penting adalah selalu mendoakannya. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kesabaran. []

Sumber : Tabloid Media Umat





RUMAHKU SURGAKU
TERLALU BERLEBIHAN TAPI SEMUA MENGINGINKAN
BIARLAH KITA MENAMBAH ILMU UNTUK MENCAPAINYA
INYA ALLAH DENGAN PERTOLONGAN ALLAH SWT
bisaaaaaaaaa!!!!

UNTUK SEPASANG KEKASIH ABADI 
UNTUK KELUARGA DAN RUMAHKU
UNTUK ANAK-ANAKKU
UNTUK SEMUA KELUARGAKU 



Diberdayakan oleh Blogger.

Dapatkan yang lebih

Wirausaha Kontak Jodoh Mobil Bekas

TERIMA KASIH JIKA MAU MENGISI


PENGUNJUNG BUL;AN INI

BROWSER YANG KAMU PAKE ADALAH


KONVERSI TAHUN HIJRIYAH


MUNDUR

TARTIL SUNNIYA

FACEBOOK SAYA

radio online

Kajian.Net

.

KONSULTASI SMS

INGIN BERTANYA DAN KONSULTASI KEAGAMAAN
SILAHKAN KIRIM SMS PERTANYAAN DENGAN FORMAT
TANYA#ISI PERTANYAAN / KONSULTASI
KIRIM KE 083847729252
INSYA ALLAH DIBALAS

G R A T I S

Text Widget

EBOOK BARU "Gratis"

EBOOK BARU "Gratis"
SEKUNTUM BUNGAN UNTUKMU

Popular Posts

DOWNLOAD GRATIS

DOWNLOAD GRATIS
EBOOK,SOFTWARE,APPLIKASI,DOKUMEN